Yogyakarta -
BPRS HIK MCI kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan ekonomi syariah melalui kegiatan pentasyarufan Cash Waqf Linked Deposit (CWLD) Seri 1 yang dilaksanakan di Girikarto, Panggang, Gunungkidul. Program ini merupakan kolaborasi antara BPRS HIK MCI dengan Baitul Maal Muamalat (BMM) sebagai nazhir wakaf.
CWLD menjadi salah satu inovasi keuangan sosial syariah yang menggabungkan konsep wakaf uang dengan instrumen deposito syariah, di mana manfaat dari hasil pengelolaannya disalurkan untuk program pemberdayaan dan kemaslahatan masyarakat. Pada seri pertama ini, program memiliki target penghimpunan dana sebesar Rp198.000.000.
Kegiatan pentasyarufan ini menjadi bukti nyata bahwa wakaf tidak hanya bersifat ibadah, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat. Melalui program CWLD, BPRS HIK MCI sebagai BPRS Syariah di Yogyakarta terus mendorong masyarakat untuk menjadikan wakaf sebagai bagian dari gaya hidup.
Dalam sambutannya Mushoniful Agustian, S.E, MM selaku Direktur Operasional & DYMFK mengatakan bahwa, “Mari jadikan wakaf sebagai gaya hidup kita mulai dari sekarang. Bersama wakaf, kebaikan tak akan pernah berhenti.”
Melalui sinergi dengan Baitul Maal Muamalat, BPRS HIK MCI berharap program CWLD dapat memperluas manfaat, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat peran perbankan syariah di Yogyakarta dalam mendukung ekosistem keuangan sosial Islam yang inklusif dan berkelanjutan.